8 Jenis Jenis Permainan Tradisional yang Wajib Dicoba Generasi Milenial

8 Jenis Jenis Permainan Tradisional yang Wajib Dicoba Generasi Milenial

Dewasa ini permainan tradisional kehilangan peminatnya. Seiring dengan berkembangnya teknologi dan digitalisasi, permainan pun beralih dari permainan tradisional menjadi game digital yang aksesnya melalui ponsel maupun perangkat komputer. Padahal permainan tradisional tak kalah serunya loh! Yuk, kenali jenis jenis permainan tradisional yang pastinya juga mengasyikkan untuk dimainkan generasi milenial.

1. Petak Umpet

Bermain petak umpet membutuhkan kecepatan, kelincahan, dan kecerdikan untuk bersembunyi. Anda harus bersembunyi dari teman yang bertugas sebagai “pawang” yang menjaga titik markas. Jangan sampai tertangkap karena jika tertangkap Andalah yang akan menjadi “pawang” selanjutnya!

2. Masak-masakan

Jenis permainan ini seringnya dimainkan oleh anak-anak perempuan. Anda bisa bergaya layaknya chef profesional yang bekerja di suatu restoran berbintang. Hampir seperti nyata, Anda bisa menggunakan berbagai perkakas masak berukuran mini yang terbuat dari tanah liat. Anda bisa menggunakan perkakas mainan seperti wajan, kuali, tunggu, dan teko untuk melengkapi aksi masak-masakan Anda.

3. Engklek

Engklek atau disebut juga gejrek merupakan permainan tradisional yang mana memanfaatkan pola yang sudah digambar di tanah. Anda harus mengikuti pola tersebut dengan menggunakan satu kaki dan menandai “rumah” Anda dengan kepingan pecahan genteng yang berfungsi sebagai penanda. “Rumah” yang dimaksud ialah bagian dari pola yang tidak boleh dilalui oleh lawan bermain.

4. Egrang

Egrang menggunakan kayu bambu yang diberi pijakan sebagai “pengganti” kaki untuk berjalan. Anda diharuskan melangkahkan egrang seperti melangkahkan kaki. Keseruan bermain egrang terjadi ketika Anda berlomba bersama kawan untuk mencapai garis finis.

5. Ular Naga

Permainan ini sangat populer di kalangan anak-anak. Anda harus berjalan berurutan seperti gerbong kereta api sembari menyanyikan lagu Ular Naga Panjangnya melewati dua orang penjaga. Saat lagu berhenti, Anda harus memilih menjadi “ekor” penjaga yang mana. Setelah semua anak menjadi ekor, penjaga harus menghalangi penjaga lainnya yang akan merebut ekornya.

6. Gasing

Gasing mirip seperti permainan beyblade. Anda harus memutar sebuah gasing dengan cara menarik tali. Siapa yang paling lama berputar maka ialah pemenangnya. Gasing sederhana bisa dibuat dari buah kelapa yang masih kecil seukuran kepalan bayi, kayu, hingga bambu.

7. Bola Bekel

Permainan bola bekel memerlukan bola dan empat bijih yang berbentuk seperti bebek duduk. Tugas Anda yaitu memantulkan bola dan mengambil bijihbijih tersebut satu per satu.

Permainan bola bekel memiliki berbagai tingkatan dari yang paling umum hingga disertai sawah. Sawah yang dimaksud adalah tingkatan pengambilan bijih dengan beragam gaya, diantaranya dulit sambel, telek manuk, mantenan, cecek, maupun perpaduan gaya-gaya tersebut.

8. Kasti

Permainan kasti hampir mirip seperti baseball dan softball. Anda dan kelompok harus berhasil memukul bola sejauh mungkin dan kemudian melewati tiap “pos” sebelum bola ditangkap lawan. Tak hanya itu, Anda sebaiknya bisa melewati semua pos dan kembali ke titik awal memukul bola untuk dapat mencetak poin.

Permainan tradisional mengedepankan nilai kebersamaan, kerjasama, dan keakraban secara langsung yang jarang ditemukan di game modern. Jenis jenis permainan tradisional mengajarkan Anda untuk lebih peka dengan keadaan teman maupun lawan saat bermain. Oleh karenanya, Anda bisa memanfaatkannya sebagai media komunikasi dan membangun kedekatan personal dan interpersonal secara langsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *